Program Kerja Ditmawa

Program Pembinaan Kemahasiswaan
Pengembangan dan Penataan Manajemen Kelembagaan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)
Berdasarkan Peraturan Rektor No 8052 Tahun 2010 Tentang Organisasi Kemahasiswaan Pasal 4 mengenai bentuk organisasi dalam hal ini ormawa berbentuk Badan, Himpunan, Lembaga, Dewan, Majelis, Forum, Unit Kegiatan Mahasiswa, dan atau nama lain sesuai dengan visi dan misi Universitas.
Organisasi kemahasiswaan terdiri dari Ormawa tingkat Universitas, Sekolah Pascasarjana, Fakultas, Jurusan/Program Studi dan Kampus Daerah. Ormawa tingkat universitas yaitu (a) Majelis Permusyawaratan Mahasiswa UPI yang di singkat MPM UPI (b) Dewan Perwakilan Mahasiswa UPI yang disingkat DPM UPI (c) Badan Eksekutif Mahasiswa UPI yang disingkat dengan nama BEM UPI (d) Unit Kegiatan Mahasiswa UPI yang disingkat UKM UPI dan/atau (e) Forum Komunikasi Unit Kegiatan Mahasiswa yang disingkat FK UKM.
Di Sekolah Pascasarjana terdapat Ormawa yaitu Forum Komunikasi mahasiswa Pascasarjana. Sedangkan ormawa tingkat fakultas yaitu (a) Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas yang disingkat dengan nama DPM Fakultas (b) Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas yang disingkat dengan nama BEM Fakultas dan/atau (d) Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas yang disingkat dengan nama UKM Fakultas.

Sedangkan di setiap Departemen/Program Studi terdapat Ormawa, sebagai berikut (a) Dewan Perwakilan Mahasiswa Departemen/Program Studi dan/atau (b) Badan Eksekutif Mahasiswa Departemen/Program Studi.
Selain itu terdapat organisasi mahasiswa di setiap Kampus Daerah pada masing-masing Kampus Daerah yaitu (a) Dewan Perwakilan Mahasiswa Kampus Daerah (b) Badan Eksekutif Mahasiswa Kampus Daerah dan/atau (d) Unit Kegiatan Mahasiswa Kampus Daerah.

Pengembangan Kualitas dan Partisipasi Mahasiswa Dalam Kegiatan Penalaran.
Pembinaan penalaran dan keilmuan bertujuan untuk merangsang dan mengembangkan kemampuan berkomunikasi secara ilmiah, serta mendorong mahasiswa agar mengembangkan wawasan dan sikap ilmiah secara profesional.
Kegiatan penalaran yang dikembangkan di UPI terdiri dari :
a. Hibah Kompetisi Penelitian mahasiswa, yaitu kegiatan penelitian mahasiswa secara kelompok di luar tugas akhir yang dibiayai oleh universitas.
b. Forum akademik, yaitu pertemuan sekelompok warga sivitas akademika untuk membahas topik tertentu secara ilmiah dengan tujuan menumbuhkan dan memupuk kemampuan sikap ilmiah dan sikap profesional melalui pemikiran yang objektif.
c. Simposium. Ini merupakan pertemuan ilmiah yang membahas topik tertentu dari berbagai sudut pandang yang saling berkaitan.
d. Kolokium. Ini adalah hasil modifikasi dari metoda diskusi panel yang melibatkan narasumber dan peserta.
e. Lokakarya. Kegiatan ini merupakan temu karya yang bertujuan meningkatkan kemampuan dan keterampilan peserta dengan menggunakan berbagai jenis metoda yang menghasilkan produk tertentu.
f. Seminar. Kegiatan ini merupakan pertemuan ilmiah suatu kelompok intelektual yang dengan sistematis membahas suatu topik di bawah pimpinan seorang ahli yang berwenang dalam bidang   tersebut untuk memecahkan suatu permasalahan.
g. Diskusi ilmiah. Ini adalah pertemuan ilmiah untuk bertukar pikiran mengenai suatu masalah.
h. Diskusi panel, yakni suatu pembicaraan atau pertukaran pikiran yang dilakukan oleh panelis tentang suatu topik tertentu dengan maksud memberikan wawasan umum dan memperluas wawasan ilmiah serta mengembangkan sikap interdisipliner tentang suatu bidang ilmu kepada ilmuwan atau calon ilmuwan dengan latar belakang disiplin ilmu yang beragam.
i. Lomba karya ilmiah. Ini adalah program/kegiatan yang dilakukan untuk dapat melatih dan meningkatkan kemampuan serta sikap ilmiah mahasiswa.
j. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan seleksi mahasiswa berprestasi. Ini adalah kegiatan pengembangan penalaran mahasiswa melalui penulisan karya-karya ilmiah berbasis penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa. Kegiatan ini ditujukan untuk mengembangkan kemampuan menemukan sesuatu secara ilmiah untuk kepentingan pengembangan ilmu, teknologi, maupun seni.
k. Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) yang merupakan kegiatan kemahasiswaan yang mengembangkan dan mempersiapkan mahasiswa agar memiliki keterampilan tambahan sebagai alternatif untuk profesi yang digelutinya.

Pengembangan Kualitas dan Partisipasi Mahasiswa dalam Kegiatan Minat dan Bakat Mahasiswa di Bidang Kerohanian, Seni, Budaya dan Olah Raga
Program dan kegiatan bakat dan minat bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam menejemen praktis dan berorganisasi, serta menumbuhkan apresiasi terhadap kerohanian, olahraga, seni, kepramukaan, bela negara, alam, jurnalistik, dan bakti sosial.
Kegiatan ini dapat berbentuk pekan olahraga nasional (POMNAS), Pekan seni dan olahraga Mahasiswa, Pencinta Alam, Penerbitan Kampus, Korps Sukarela Mahasiswa, Kewirausahaan, dan kegiatan lain yang sejenis.
Kegiatan pembinaan minat dan bakat makasiswa tersebut dikembangkan kedalam berbagai jenis dan bentuk unit kegiatan mahasiswa.

Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS)
PIMNAS adalah suatu wahana/media sekaligus forum untuk menampilkan dan menilai tingkat kompetensi dan kemampuan berkompetisi diantara kelompok mahasiswa yang telah terpilih melalui seleksi nasional.
Bidang yang dilombakan meliputi karya inovasi, karya kreasi dan karya tulis. Jenis kegiatan PIMNAS meliputi; Kegiatan Utama yaitu Lomba Kreativitas Mahasiswa, Stadium General dan Seminar nasional, serta Pameran, Gelar IPTEKS dan Lomba Poster. Kegiatan Pendukung yaitu Sarasehan Mahasiswa peserta PIMNAS, Lomba debat bahasa Inggris dan Arab, Lomba Karikatur, Lomba Fotografi dan Lomba Kaligrafi. Apresiasi seni dan budaya; Panggung Aspresiasi Seni dan Budaya, Wisata Budaya dan Industri, serta Pameran/Bazar dan Pentas Seni.

Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres)
Mahasiswa Berprestasi adalah, mahasiswa yang berhasil mencapai akademik tinggi dalam bidang ilmu/teknologi/seni yang ditekuninya, berjiwa Pancasila, aktif dalam kegiatan co-ekstrakurikuler serta patut dibanggakan.
Proses Pemilihan :
a. Pemilihan mahasiswa berprestasi dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat Departemen/Prodi, Fakultas sampai tingkat Universitas
b. Mahasiswa berprestasi terbaik 1 tingkat Universitas berhak mengikuti pemilihan mahasiswa berprestasi tingkat Nasional
c. Lima belas (15) orang mahasiswa berprestasi hasil pemilihan tingkat nasional tahap awal berhak mengikuti pemilihan mahasiswa berprestasi tingkat Nasional tahap akhir.
d. Pemilihan mahasiswa berprestasi tingkat Nasional tahap akhir akan menetapkan juara 1, 2 dan 3
e. Pemilihan mahasiswa berprestasi di tingkat Nasional dilakukan oleh Direktorat Akademik dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti Kemendiknas.

Musabaqah Tilawatil Qur’an mahasiswa Nasional (MTQMN) 
Salah satu tujuan Pendidikan Nasional, sebagaimana tercantum dalam UndangUndang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), adalah untuk mencetak manusia Indonesia yang berilmu pengetahuan, beriman, bertakwa kepada Allah SWT, berbudi pekerti luhur, berkepribadian, disiplin, sehat jasmani dan ruhani. Pembangunan manusia Indonesia seutuhnya, tidak cukup hanya dititiktekankan pada aspek jasmani-intelektualnya, namun juga harus menggarap sisi mental-spiritualnya, mulai dari jenjang pendidikan dasar, menengah hingga perguruan tinggi. Mahasiswa, sebagai generasi penerus masa depan bangsa, merupakan sumber daya manusia yang perlu ditempa secara baik dan serius, tidak hanya sebatas penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi semata, akan tetapi juga pengembangan karakter dan kepribadiannya. Terkait dengan itu, perlu dikembangkan kegiatan bina mental-spiritual mahasiswa yang variatif, sebagai upaya meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus pemahaman dan penghayatan mereka terhadap kandungan Kitab Suci Al-Qur’an. Al-Qur’an, sebagai kalam Ilahi yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, dimaksudkan agar menjadi pegangan hidup (the way of life) bagi umat manusia untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Ironisnya, di era globalisasi ini, Al-Qur’an yang sarat dengan falsafah nilai dan ilmu pengetahuan, mulai ditinggalkan oleh umat Islam, khususnya generasi muda. Mereka lebih memilih untuk menonton televisi dan bermain gadget yang sarat dengan budaya hedonisme daripada membaca dan mendalami Al-Qur’an. Oleh karena itu, perlu upaya nyata untuk mengurangi keberlangsungan fenomena di atas dengan mendekatkan generasi muda kepada Al-Qur’an, salah satunya melalui penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Mahasiswa Tingkat Nasional. Melalui kegiatan semacam ini, tujuan Pendidikan Nasional yang tertuang dalam Sisdiknas di atas insya Allah dapat diwujudkan, yakni mencetak sarjana yang berkepribadian luhur, kompetitif, dan memiliki kecerdasan holistik. Diharapkan, penyelenggaraan MTQ Mahasiswa Nasional XV Tahun 2017 di Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Negeri Malang (UM) ini dapat diikuti oleh seluruh Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta dari seantero Indonesia sehingga dapat memberikan dampak konstruktif yang signifikan dalam pembinaan generasi muda. Diperkirakan peserta yang akan datang untuk bersilaturahmi di ajang ini sebanyak 2.500 mahasiswa, dengan ofisial sebanyak 750 orang.

Pengembangan Kewirausahan Mahasiswa
Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) adalah satu dari sekian program dan kebijakan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional untuk memfasilitasi para mahasiswa dalam memulai berwirausaha dengan basis ilmu pengetahuan, sehingga mahasiwa berani mandiri menciptakan pekerjaan dan bukan lagi mencari kerja. PMW merupakan bagian dan sistem pendidikan di Perguruan Tinggi sehingga harus terintegrasi dengan pendidikan dan program kewirausahaan yang sudah ada seperti Program Kreativitas Mahasiwa (PKM), Coop, KKU dan lain-lain.

Meningkatkan Partisipasi Alumni dalam Pengembangan UPI
Selama tahun 2017 UPI melaksanakan berbagai kegiatan dengan alumni antara lain:
a) Menyelenggarakan kegiatan Seminar Alumni yang diisi oleh para alumni yang sukses di dalam dunia kerja baik pada lembaga Perguruan Tinggi, Perusahaan, Pemerintah Daerah dan Pengusaha (Entrepreneur)
b) Menyelenggarakan Kegiatan Dunia Kerja yang diisi oleh Perusahaan tersebesar di Jawa Barat
c) Menyebarluaskan informasi tentang lowongan kerja dari perusahaan dan lembaga pendidikan terutama untuk diangkat sebagai tenaga guru maupun tenaga di bidang lain yang dibutuhkan perusahaan-perusahaan.
d) Memfasilitasi penyampaian informasi melanjutkan studi ke S2 atau S3
e) yang berasal dari berbagai universitas (melalui beasiswa);
f) Memfasilitasi penyampaian informasi tentang peluang bekerja di luar negeri dari lembaga swasta penyalur tenaga kerja;
g) Melakukan koordinasi dengan organisasi alumni (IKA-UPI).
h) Mengadakan kerjasama dengan pihak-pihak ikatan alumni baik ikatan alumni tingkat Progam Studi/Jurusan, Fakultas, dan Universitas dalam menyelenggarakan temu alumni
i) Mengadakan kerjasama dalam melakukan kegiatan seminar dan lokakarya dengan pihak ikatan alumni baik dengan ikatan alumni tingkat Progam Studi/Jurusan, Fakultas dan Universitas.

Memantapkan Program Bimbingan dan Konseling Serta Bimbingan Karier Mahasiswa
UPI memiliki Unit Pelaksana Teknis Layanan Bimbingan dan Konseling (UPT-LBK) yang berfungsi memberi bantuan kepada mahasiswa dalam bentuk layanan pribadi, sosial, akademik, dan karir. Saat ini UPT LBK dipimpin oleh seorang Kepala Unit yaitu Dr. Anne Hafina, M.Pd. Pemberian layanan bantuan ini diharapkan mendorong mahasiswa untuk (1) memahami potensi yang dimilikinya, (2) memahami sistem nilai dan tuntutan lingkungannya, (3) mengarahkan dirinya, (4) menyesuaikan diri dengan lingkungannya, dan (5) memperoleh kebahagiaan sebagai pribadi, anggota masyarakat, dan hamba Tuhan

Comments are closed.