Jember, September 2026 — Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS) XVIII Tahun 2026 resmi diselenggarakan di Universitas Jember (UNEJ), Jawa Timur. Kegiatan seni mahasiswa tingkat nasional ini menjadi salah satu ajang bergengsi bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk menampilkan kemampuan, kreativitas, serta apresiasi terhadap seni dan budaya Indonesia.

PEKSIMINAS XVIII Tahun 2026 diselenggarakan oleh Pengurus Pusat Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) bersama Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Pelaksanaan di tingkat daerah dipercayakan kepada BPSMI Jawa Timur dengan Universitas Jember sebagai pusat penyelenggaraan.

Mengusung tema “PEKSIMINAS Bergerak, Seni Berdampak”, kegiatan ini mempertemukan talenta-talenta terbaik mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Para peserta merupakan mahasiswa yang telah melalui proses seleksi di tingkat daerah sebelum melanjutkan perjuangan pada tingkat nasional.

Universitas Jember Menjadi Pusat Pelaksanaan

Penunjukan Universitas Jember sebagai lokasi penyelenggaraan PEKSIMINAS XVIII Tahun 2026 menjadi sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi UNEJ. Berbagai persiapan telah dilakukan sejak beberapa bulan sebelumnya, mulai dari pembentukan kepanitiaan, penyiapan venue pertandingan, koordinasi dengan berbagai pihak, hingga kesiapan sumber daya manusia yang terlibat dalam penyelenggaraan.

Universitas Jember sebelumnya telah menyatakan komitmennya untuk mewujudkan dua keberhasilan sekaligus, yaitu sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi. Persiapan tersebut mencakup kesiapan lokasi perlombaan di lingkungan Kampus Tegalboto serta pendampingan terhadap mahasiswa UNEJ yang turut berkompetisi.

Menjelang pelaksanaan, kesiapan venue, acara, dan personel penyelenggara dilaporkan telah mencapai sekitar 90 persen. UNEJ juga memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Jember guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan baik dan memberikan pengalaman positif bagi para peserta.

Diikuti Ratusan Mahasiswa dari Berbagai Daerah

PEKSIMINAS XVIII Tahun 2026 menjadi ruang perjumpaan mahasiswa dari berbagai provinsi di Indonesia. Dalam pelaksanaannya, tercatat 894 mahasiswa, 470 pendamping, dan 460 ofisial dari 32 kontingen BPSMI hadir dalam penyelenggaraan di Universitas Jember.

Kehadiran para peserta tidak hanya menjadikan PEKSIMINAS sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai ruang silaturahmi, pertukaran pengalaman, serta pengenalan kekayaan seni dan budaya dari berbagai daerah di Indonesia.

Para peserta datang membawa semangat untuk memberikan penampilan terbaik sekaligus membawa nama baik daerah dan perguruan tinggi masing-masing. Keberagaman latar belakang peserta tersebut semakin memperlihatkan bahwa seni memiliki kekuatan untuk mempertemukan mahasiswa dalam semangat persatuan dan kebhinekaan.

Mempertandingkan 15 Tangkai Seni

Pada PEKSIMINAS XVIII Tahun 2026 dipertandingkan 15 tangkai seni, yang mencerminkan beragam bentuk ekspresi dan kreativitas mahasiswa.

Tangkai seni yang dipertandingkan antara lain:

  1. Menyanyi Pop
  2. Menyanyi Seriosa
  3. Menyanyi Keroncong
  4. Menyanyi Dangdut
  5. Baca Puisi
  6. Vokal Grup
  7. Monolog
  8. Tari
  9. Penulisan Cerpen
  10. Penulisan Lakon
  11. Penulisan Puisi
  12. Desain Poster
  13. Lukis
  14. Komik Strip
  15. Fotografi

Berbagai perlombaan tersebut dilaksanakan di sejumlah venue yang tersebar di lingkungan Universitas Jember. Sejumlah fakultas turut terlibat dalam mendukung pelaksanaan tangkai lomba, termasuk Fakultas Hukum yang dipercaya menjadi penanggung jawab tangkai lomba Vokal Grup.

Keragaman tangkai seni tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa dengan berbagai minat dan bakat untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, baik melalui seni pertunjukan maupun seni rupa dan karya kreatif.

Pembukaan PEKSIMINAS Berlangsung Meriah

Rangkaian PEKSIMINAS XVIII Tahun 2026 dimulai dengan kedatangan dan registrasi peserta, dilanjutkan dengan orientasi venue, technical meeting, serta berbagai perlombaan. Pembukaan resmi PEKSIMINAS XVIII dilaksanakan di Gedung Auditorium Universitas Jember pada Selasa malam, 8 September 2026.

Suasana kompetisi semakin terasa ketika para peserta mulai menampilkan karya dan kemampuan mereka di berbagai venue. Rektor Universitas Jember beserta jajaran pimpinan juga menyempatkan diri meninjau sejumlah lokasi perlombaan dan menyaksikan secara langsung penampilan para mahasiswa.

Pada tangkai Vokal Grup, misalnya, para peserta menampilkan perpaduan vokal, koreografi, kostum, dan kreativitas panggung. Sementara pada tangkai Menyanyi Pop, mahasiswa menunjukkan kemampuan vokal serta interpretasi lagu yang menjadi pilihan masing-masing.

Seni sebagai Ruang Kreativitas dan Karakter Mahasiswa

PEKSIMINAS tidak hanya berorientasi pada pencapaian juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah pengembangan kreativitas, karakter, kepercayaan diri, sportivitas, dan kemampuan mahasiswa dalam mengapresiasi keberagaman budaya Indonesia.

Melalui seni, mahasiswa memperoleh ruang untuk mengekspresikan gagasan dan perasaan sekaligus belajar menghargai karya orang lain. Kompetisi juga mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan melalui proses latihan, persiapan, evaluasi, dan pengalaman tampil di tingkat nasional.

Pesan tersebut semakin relevan di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan artifisial. Dalam pembukaan PEKSIMINAS XVIII, ditekankan bahwa teknologi dapat membantu proses berkarya, tetapi tidak dapat menggantikan jiwa, pengalaman, dan nilai kemanusiaan yang terdapat dalam seni.

Memperkuat Persaudaraan Mahasiswa Indonesia

Selain kompetisi, PEKSIMINAS XVIII menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan mahasiswa Indonesia. Peserta dari berbagai daerah bertemu dalam satu ruang kebudayaan yang sama, membawa karakter seni masing-masing dan kemudian saling mengenal melalui karya serta pertunjukan.

Universitas Jember sebagai tuan rumah juga berupaya memberikan pengalaman yang berkesan kepada seluruh peserta, termasuk memperkenalkan keramahan masyarakat Jember serta kekayaan budaya daerah kepada para delegasi.

Dengan demikian, PEKSIMINAS tidak hanya meninggalkan catatan tentang siapa yang menjadi juara, tetapi juga membangun jejaring persahabatan dan pengalaman lintas daerah yang dapat menjadi bagian penting dari perjalanan mahasiswa.

Apresiasi bagi Para Juara

Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi peserta, para pemenang pada masing-masing tangkai lomba memperoleh trofi, piagam penghargaan, serta uang pembinaan. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas proses, kreativitas, kerja keras, dan dedikasi mahasiswa dalam mengembangkan bakat seni.

Bagi mahasiswa yang berhasil meraih prestasi, PEKSIMINAS menjadi pengalaman penting dalam perjalanan pengembangan talenta. Sementara bagi seluruh peserta, kesempatan tampil di panggung nasional merupakan pencapaian yang patut diapresiasi.

PEKSIMINAS Bergerak, Seni Berdampak

Pelaksanaan PEKSIMINAS XVIII Tahun 2026 di Universitas Jember menunjukkan bahwa kehidupan kemahasiswaan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan akademik, tetapi juga mencakup pengembangan minat, bakat, kreativitas, karakter, dan kecintaan terhadap seni dan budaya.

Melalui tema “PEKSIMINAS Bergerak, Seni Berdampak”, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang lebih luas, tidak hanya bagi mahasiswa peserta, tetapi juga bagi perguruan tinggi, masyarakat, serta keberlangsungan seni dan budaya Indonesia.

Universitas Jember sebagai tuan rumah telah memberikan ruang bagi mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia untuk bertemu, berkarya, berkompetisi, dan saling menginspirasi. Semangat tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan generasi muda Indonesia yang kreatif, berkarakter, berprestasi, serta memiliki kepedulian terhadap kekayaan seni dan budaya bangsa.

PEKSIMINAS XVIII Tahun 2026 pada akhirnya bukan sekadar kompetisi untuk meraih juara. Lebih dari itu, PEKSIMINAS menjadi panggung bersama untuk membuktikan bahwa ketika mahasiswa bergerak melalui seni, lahirlah kreativitas yang mampu memberikan dampak bagi Indonesia.

About Author

Skip to content