Lembaga Penelitian dan Pengkajian Intelektual Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (LEPPIM UPI) merupakan unit kegiatan mahasiswa yang bergerak di bidang penelitian, penalaran, penulisan karya ilmiah, dan pengabdian masyarakat. Sebagai UKM di tingkat universitas, UKM LEPPIM UPI juga memperluas eksistensinya dengan ikut dan terlibat aktif di Ikatan Lembaga Penalaran dan Penelitian Mahasiswa Indonesia (ILP2MI).

Sebagai bentuk keterlibatannya, UKM LEPPIM UPI menjadi perwakilan UPI untuk mengikuti kegiatan Konas-Rakernas (Kongres Nasional – Rapat Kerja Nasional) ILP2MI tahun 2024. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 17 – 19 Mei 2024 di Politeknik Negeri Malang, Kota Malang. Pada kegiatan ini, UKM LEPPIM UPI diwakili oleh dua orang, yakni Muhammad Ridho Al-Firdausi (Ilmu Ekonomi dan Keuangan Islam) dan Fajri Nurhakim (Bahasa dan Sastra Indonesia).

Acara dimulai oleh sambutan dari wakil rektor bidang kemahasiswaan Politeknik Negeri Malang. Selanjutnya, sambutan dari ketua pelaksana dan sekretaris jenderal ILP2MI. Rangkaian acara diawali dengan presentasi esai oleh finalis lomba esai yang dilanjutkan pengumuman para pemenang. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan Kongres Nasional dan Rapat Kerja Nasional dengan ditandai oleh rangkain pemilihan presidium sidang.

Selama kegiatan berlangsung UKM LEPPIM UPI memiliki peran signifkan dalam berupaya meningkatan kolaborasi riset antar sesama lembaga penelitian untuk menciptakan iklim ilmiah guna kemajuan peradaban. “Kami akan terus berupaya untuk menciptakan riset-riset yang berkualitas. Harapannya, riset-riset dilakukan tidak hanya di tataran mahasiswa yang sedang di fase akhir, akan tetapi dapat dikembangkan dari semenjak menjadi mahasiswa baru” ujar Ridho.


Kegiatan Kongres Nasional ini dinilai sangat bagus untuk memperkenalkan dan meningkatkan citra UKM LEPPIM UPI. Tak sampai di situ, Universitas Pendidikan Indonesia juga mendapat perhatian khusus dalam bidang riset hingga pengabdian di tingkat nasional. Kedepannya, selain dengan membuka diri kepada pihak luar dan menjalin kemitraan lembaga dengan lembaga riset termuka seperti BRIN dan Kemendikbudristek, kami rasa perlu penguatan dan dukungan internal. Ridho menambahkan “Kami harap upaya UKM LEPPIM UPI untuk meningkatkan citra UPI dikancah penelitian dapat disambut baik dan mendapat perhatian serius dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarkat (LPPM) dan juga dari kemahasiswaan berupa aspek dukungan materil dan non materil. Hal ini dirasa perlu agar UKM LEPPIM secara khusus dan UPI secara umum dapat membuat ekosistem akademik dan ilmiah lebih terasa sehingga kampus benar-benar menjadi sumber peradaban”.

About Author